Perang Troya
Perang Troya atau
Perang Peloponesos, menurut legenda, adalah penyerbuan terhadap kota
Troya yang terletak di
Asia Kecil, oleh tentara
Akhaia (
Yunani Mycenaean), yang terjadi setelah
Paris menculik
Helena dari suaminya
Menelaos, raja
Sparta. Perang ini merupakan salah satu peristiwa penting dalam
mitologi Yunani dan diceritakan di banyak karya sastra Yunani. Dua karya paling terkenal adalah
Iliad dan
Odisseia karya
Homeros. Iliad berhubungan dengan suatu bagian dari tahun terakhir pengepungan Troya, sedangkan Odyssey menceritakan perjalanan pulang
Odisseus, salah seorang pemimpin Akhaia. Bagian lain dari kisah ini diceritakan dalam suatu seri epik yang hanya tersisa dalam bentuk fragmen-fragmen. Episode dari perang ini menjadi bahan untuk kisah-kisah
tragedi Yunani dan karya-karya sastra Yunani lainnya, dan juga untuk penyair Romawi seperti
Virgilus dan
Ovidius.
Pada Perang Troya, para prajurit Yunani bersembunyi di dalam
Kuda Troya yang berukuran raksasa yang ditujukan sebagai pengabdian kepada
Poseidon. Kuda Troya tersebut menurut para petinggi Troya dianggap tidak berbahaya, dan diizinkan masuk ke dalam benteng Troya yang tidak dapat ditembus oleh para prajurit Yunani selama kurang lebih 10 tahun perang Troya bergejolak. Pada malam harinya, pasukan Yunani keluar dari perut kuda kayu tersebut dan akhirnya merebut kota Troya.
Lukisan
Blick auf das brennende Troja (
Jatuhnya Troya) oleh Johann Georg Trautmann (1713–1769).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar